
|
Waktu
terjadinya bencana alam |
|
Di Negara Jepang adalah
salah satu Negara yang banyak terjadi gempa
bumi.Tidak aneh kalau dimana dan kapan akan
munculnya gempa bumi. Dan,dari musim panas
dan musim gugur,akan datang topan (taifun)ke
Jepang.Untuk mengurangi korban bencana alam,selalu
siap untuk mengatur tindakan pencegahan,yang
terpenting adalah untuk tenangbila terjadi
gempa bumi.
2-1 Gempa bumi
Diseluruh dunia Negara
Jepang adalah Negara yang banyak timbulnya
gempa bumi.Dan ada juga gempa bumi yang datangnya
berserta tsunami.
(1) Besaran goyangan
gempa bumi
Getaran/kejutan adalah
kekuatan getaran dari bawah tanah dengan ditujukan
dengan derajat/batas,sampai saat ini tingkatannya
10 tingkatan.Bila angka tingkatannya semakin
tinggi berarti kekuatan goyangannya juga kuat.
Dan juga,setelah terjadinya
gempa bumi yang besar (getaran yang utama),
akan terjadi goyangan beberapa kali.Ini namanya
“yoshin” (goyangan setelah gempa bumi),goyangan
ini dapat sangat kuat dari gempa bumi yang
utama,dan ada juga goyangannya beberapa kali,sangat
penting untuk berjaga-jaga.
(2) Ketika datangnya
gempa bumi (bergerak manual)
| Keadaan pada saat terjadi |
Tindakan manual |
| Dalam
bangunan |
1.Bila merasakan
keanehan,bersembunyilah dibawah meja,yang
pertama kali pastikan keamanannya.
2.Apabila getarannya
mulai tenang,segeralah untuk mematikan api.
3.Untuk dapat keluar
pastikan untuk membuka semua pintu.
4.Pada waktu keluar
rumah berhati-hatilah pada barang yang jatuh
dan reruntuhan,jangan terburu-buru untuk
bertindak.
5.Berjalanlah untuk
pergi ketempat pengungsian.
6.Kerjasamalah dengan
orang-orang yang terdekat (saling tolong
menolong),sedapat mungkin untuk mendengarkan
informasi terbaru lewat radio. |
| Didalam
elevator |
1.Mencoba untuk
memencet tombol lantai.
2.Mencoba untuk dapat
turun dari elevator apabila berhenti. (Apabila
elevator itu terpasang alat otomatis untuk
berhenti dilantai yang terdekat).
3.Apabila listriknya
padam dan pintunya tidak dapat terbuka,
pencetlah tombol kontak darurat beberapa
kali,dan tunggulah sampai ada kontak balik. |
| Diluar
bangunan |
1.Berhati-hatilah
terhadap runtuhan papan informasi semacamnya,
tembok bata-bata dan alinnya.
2.Pastikan untuk
selalu melihat keatas kebawah kekanan dan
kiri,jagalah diri anda dengan pergi ketempat
yang aman. |
| Pada
waktu mengendarai mobil |
1.Setir mobil dipegang erat-erat,dan secara
perlahan-lahan mengurangi kecepatan mobil
dan memberhentikan mobil.
2.Mobil ambulance
dan pemadam kebakaran agar dapat lewat,kosongkanlah
bagian tengaha jalan.
3.Biarkan kunci
mobil tergantung jangan mengunci pintu mobil,berjalanlah
menuju ketempat pengungsian.
|
| Di
dalam kereta dan lain-lain. |
1.Peganglah kuat-kuat
alat besi penyagah tangan dengan kedua tangan.
2.Janganlah mencoba
untuk melompat atau keluar dari kereta biarpun
kereta berhenti secara mendadak di rel kereta
tanpa ada perintah.
3.Turutilah perintah
petugas kereta dan supir kereta. |
(3) Persiapan terjadinya
gempa bumi yang kedua (susulan)
Gempa bumi yang kedua
kali(susulan) banyak terjadi kebakaran.Untuk
menghindari kebakaran,yang terpenting adalah
secepatnya untuk segera memadamkan api.Apabila
goyangannya sudah mulai reda,alat yang mempergunakan
gas dan alat pemanas secepatnya dipadamkan/dimatikan.Pusat
saluran aliran gas ditutup,alat-alat yang menggunakan
listrik cabutlah dari stekernya.Apabila akan
mengungsi matikan aliran listriknya dari breakernya
sebelum mengungsi.Apabila terjadi kebakaran
memintalah bantuan ketetangga untuk memadamkan
api bersama.
Dan,setelah gempa bumi
ada kasus datangnya tsunami. Tsunami datangnya
dapat mendahului berita dari radio atau televesi,apabila
merasakan goyangan,segeralah menghindari pantai
dan secepatnya pergi ketempat yang tinggi untuk
menyelamatkan diri ,dan juga tsunami akan datang
secara berturut-turut 2 kali atau 3 kali. Bila
tsunami datang 1 kali jangan merasa sudah aman,sampai
ada petunjuk dari berita peringatan atau instruksi,janganlah
mendekati pantai.
|